Sabtu, September 04, 2010

Nasional

Antibodi Baru Bantu Penemuan Vaksin AIDS

Berita - Nasional

Globe-Pokdisus_thumbJakarta,(ANTARA News/Reuters) - Para peneliti telah menemukan antibodi yang dapat melindungi dari virus AIDS dan mungkin dapat menggunakannya untuk merancang sebuah vaksin untuk melawan virus fatal yang tidak dapat disembuhkan.

Tubuh beberapa orang membuat protein sistem kekebalan tubuh setelah terinfeksi virus AIDS, bila terlambat sulit bagi mereka melakukannya dengan baik. Namun vaksin yang dirancang dengan baik mungkin membantu tubuh memproduksi itu lebih cepat, para peneliti melaporkan dalam jurnal Science edisi Jumat.
 

Buruh Migran Rentan Tertular AIDS

Berita - Nasional

28 August 2009 | Artikel

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia adalah salah satu negara pengirim buruh migran terbesar di Asia. Hingga saat ini, ada sekitar 6 juta orang Indonesia yang bekerja di luar negeri di mana lebih dari 80 persen dari mereka adalah perempuan.

Data terkini memaparkan pada tahun 2008, pemerintah Indonesia mengirim 748.000 buruh migran, atau naik 7,5 persen dari jumlah tahun 2007 sebesar 696.746 orang. Dalam 5 tahun terakhir, jumlah remiten dari TKI terus meningkat dari 1,88 miliar dolar AS di tahun 2004 menjadi 2,93 miliar dolar AS di tahun 2005, dan 3,42 miliar dolar AS pada tahun 2006, 5,84 milyar dolar AS tahun pada 2007 sedangkan tahun 2008 mencapai 6,5 milyar dolar AS (Sumber: Depnakertrans).

 

AIDS Serang Usia Produktif

Berita - Nasional

12 October 2009 | Artikel

DENPASAR, KOMPAS.com - Jumlah kasus Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kota Denpasar hingga kini tercatat mencapai 1.284 kasus dari 2.829 kasus di Bali.

"Dari jumlah tersebut sedikitnya 48 persen kasus ada di Kota Denpasar, 51,63 persen diantaranya adalah penduduk usia produktif," kata Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di Denpasar, Selasa.

Pada pembukaan pelatihan tutor kelompok siswa peduli AIDS itu, ia mengatakan, penyakit yang menyerang kekebalan tubuh tersebut semestinya sejak dini harus dikenal oleh para remaja, sehingga mereka bisa mengantisipasi agar tak tertular.

   

Ribuan PSK Jakarta Kena AIDS

Berita - Nasional

Globe-Pokdisus_thumbJAKARTA (Pos Kota) - Gawat. Penyebaran virus HIV/AIDS di Jakarta mendekati titik nadir. Ribuan pelacur yang mencari mangsa di lokasi prostitusi liar dan wanita penjaja cinta yang mejeng di jalanan di seputar ibukota terindikasi mengidap penyakit mematikan itu.Ancaman mewabahnya virus HIV AIDS kian tinggi, karena masih adanya tempat pelacur liar seperti di Kalijodo, Rawa Malang Rawa Bebek, Perum pung, dan Bongkaran Tanah Abang- Pasalnya, tempat tersebut ditenggarai sebagai salah satu sarang penyebaran penyakit yang belum ditemukan obatnya tersebut.

Hal itu didukung oleh perilaku seks bebas yang marak dilakukan kelompok masyarakat di yang memiliki kontribusi terbesar dalam proses penularan penyakit ini Terlebih dari data Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi DKI. saat ini beberapa lokasi prostitusi telah dinyatakan positif terinveksi virus tersebut.Menurut Rohana Manggala, Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS DKI, dari hasil penelitian pihaknya, seluruh lokasi prostitusi tersebut telah mewabah virus HIV/ AIDS sekitar 10 hingga 15 persen. "Sepepti di Kalijodo, 12 persen dari sekitar tiga ribu pekerja seks yang ada di lokasi tersebut telah positif HIV/ AIDS. Artinya, tidak kurang dari 360 pekerja seks terjangkit virus itu," ujar Rohana, saat dihubungi melalui telepon. Selasa (19/1).

 

Produksi Obat Dalam Negeri Tidak Maksimal

Berita - Nasional

Globe-PokdisusProduksi obat dalam negeri selama ini tidak berkembang karena tidak ada kepedulian dari pemerintah dan pengambil keputusan yang lain. Kenyataan ini ditunjukkan dari dana pemerintah yang terkadang terlambat untuk pembiayaan obat antiretroviral lini 1 yang kini digunakan 95 persen orang yang membutuhkan.

Ketika dana pemerintah tidak cukup dan terlambat, obat-obat antiretroviral (ARV) impor masuk melalui Global Fund. Jika obat ARV impor terus-menerus masuk, obat ARV produksi dalam negeri dikhawatirkan akan dilupakan dokter. Akibatnya, produksi obat ARV dalam negeri akan berkurang bahkan terhenti.

   

Halaman 1 dari 2

Login Member

Selamat datang. Silahkan login atau daftar baru.



Jadwal Pelayanan

Silahkan klik untuk melihat jadwal pelayanan Pokdisus AIDS
Baner

Statistik sejak 01-11-09

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

IP Anda: 38.107.191.83

Login Member Situs